Home > Tourism News > Soft Launching Program Pariwisata Syariah


Soft Launching Program Pariwisata Syariah

 

Beberapa waktu lalu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Dewan Syariah Nasional mengadakan event soft launching Peningkatan Program Pariwisata Syariah di Indonesia. Apakah yang dimaksud dengan Pariwisata Syariah?

 

Pariwisata Syariah mencakup berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan pemerintah daerah yang memenuhi ketentuan syariah. Namun pariwisata syariah itu sendiri memiliki karakteristik produk dan jasa yang universal, yang keberadaanya dapat dimanfaatkan oleh semua orang.

 

Semua pelaku usaha pariwisata dapat menyesuaikan atau mengaplikasikan nilai-nilai etika tersebut pada produk serta jasa usahanya sehingga dapat memperluas pasar tanpa meninggalkan pelanggan yang sudah dimilikinya. Produk, jasa, objek, dan tujuan wisata dalam Pariwisata Syariah sama dengan produk, jasa, objek, dan tujuan wisata pada umumnya selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai serta etika Pariwisata Syariah. Jadi, Pariwisata Syariah tidak terbatas pada wisata religi saja.

 

Sedikitnya ada sembilan destinasi wisata yang saat ini mempunyai potensi untuk dipromosikan sebagai destinasi Pariwista Syariah, yakni Sumatera Barat, Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Makasar, dan Lombok. Untuk langkah awal yang sesuai dengan program rancangan Kelompok Kerja (Pokja) Wisata Syariah, Kemenparekraf akan menyiapkan standarisasi usaha Wisata Syariah (hotel, restoran, spa, biro perjalanan, dan sebagainya), menyiapkan SDM yang memenuhi kebutuhan industri Wisata Syariah, serta memperomosikan Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman, ramah, dan nyaman bagi wisatawan muslim.

 

Populasi muslim di dunia sendiri sebanyak 1,8 milyar atau sebesar 28% total populasi dunia. Wisatawan muslim juga berkontribusi sekitar US$ 126 milyar pada tahun 2011. Peningkatan Program Pariwisata Syariah di Indonesia menandai mulai aktifnya pengembangan dan promosi Indonesia sebagai destinasi Wisata Syariah dunia. (Rike) 

 

Foto: budpar.go.id


Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code