Home > Food & Resto > Idul Adha, Olah Daging Kurban Jadi Sajian Kuliner Nusantara


Idul Adha, Olah Daging Kurban Jadi Sajian Kuliner Nusantara

Related post :

" bagaimana kalau kita icip-icip hidangan olahan kambing atau sapi khas Nusantara dari berbagai daerah?
"

 

Hari Raya Idul Adha tinggal hitungan hari, berbagai hidangan dari daging kambing ataupun sapi tentunya akan menjadi menu makanan Anda. Kalau sate, rendang ataupun tongseng? mungkin sudah agak membosankan. Hmmm, bagaimana kalau kita icip-icip hidangan olahan kambing atau sapi khas Nusantara dari berbagai daerah? siapa tau dapat menginspirasi hari raya Anda.

 

Rabeg

Kuliner khas Banten ini berbahan utama usus kambing, hati kambing dan juga daging kambing. Bentuknya mirip semur daging pada umumnya, tapi lebih berkuah. Di daerah Cilegon dan Serang, banyak warung-warung yang menjual nasi lauk Rabeg. Rabeg kaya akan bumbu dan rasanya pedas, selera pedasnya hampir sama dengan rendang ala minang. Rabeg merupakan hidangan istimewa Kesultanan Banten. Rabeg saat ini sering menjadi menu khas yang biasa disajikan saat upacara selamatan atau pesta adat, khususnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan selamatan akikah (kelahiran anak). Uniknya, semua bumbu dalam sajian ini serba diiris, tidak ada yang diuleg.

 

Asem-Asem Kambing

Beralih ke Nganjuk, Jawa Timur, kita akan diperkenalkan oleh kuliner istimewa yang sudah terkenal sejak 1980an. Asem-Asem Kambing adalah makanan berbahan dasar daging dan kikil kambing, pastinya berasa asam. Sensasi asam dihasilkan oleh buah kedondong sebagai bahan alami dan tidak menggunakan cuka atau bahan lainnya, ada juga yang menambahkan daun tomat untuk pencipta rasa asam. Kuliner ini sangat menggoda karena rasa asam, pedas dan sedikit manis dalam masakan ini menyatu dengan baik dalam daging kambing yang lembut. Keunikan lain, masakan ini biasa disajikan secara terpisah antara daging kambing dan kikilnya.

 

Kari Kambing

Datang ke Aceh belum lengkap kalau belum mencicipi Kari Kambing yang dipasangkan dengan Roti Cane. Roti Cane merupakan makanan khas India, namun perkembangannya hingga Melayu dan China membuat masakan ini divariasikan di beberapa daerah, termasuk Aceh. Kari Kambing khas Aceh memang selalu muncul pada perayaan hari kurban, kuliner ini juga menjadi favorite di Aceh, tak heran jika banyak kedai yang menjual Kari Kambing di kota Banda Aceh. Kuah kari kaya akan aneka rempah mulai dari jinten, kapulaga, bunga lawang, merica, sampai sedikit kayu manis yang memberikan aroma harum membangkitkan selera makan. Teksturnya juga kental dengan cita rasa pedas mengigit dari paduan cabai dan merica.

 

Sup Tulang

Disebut Sup Tulang bukan berarti sup ini berisi tulang sapi saja, kita akan menyeruput kuah lezat dengan daging-daging sapi lembut dan tulang iga yang ditaburi daun bawang dan bawang goreng. Daging sapi bisa sangat empuk karena direbus kira-kira 4-5 jam, sup ini nikmat sekali disajikan dengan nasi ketika cuaca dingin. Di beberapa warung di daerah Jambi, ada yang mengganti soun dengan jamur sebagai pelengkap sup.

 

Empal Gentong

Sekilas masakan ini terlihat seperti Gulai Kambing, namun jangan salah, kuliner khas Cirebon yang diberi nama Empal Gentong ini pembuatannya sangat unik, dimasak menggunakan kayu bakar dari pohon mangga di dalam gentong yang terbuat dari periuk tanah liat. Walaupun Kuali dari tanah liat yang sudah dipakai bertahun-tahun membuat kerak bumbu mengendap, justru disinilah rasa sedap akan dihasilkan. Daging yang digunakan adalah usus, babat dan daging sapi. Empal Gentong dapat disajikan dengan nasi ataupun lontong, lezatnya semakin lengkap jika dihidangkan dengan menggunakan kucai dan sambal berupa cabai kering giling, serta diguyur dengan kuah kaldu daging sapi. (Laras)

 

Sumber Foto


Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code