Home > Destinations > Kapuas Hulu, Anda Ditantang Berpetualang


Kapuas Hulu, Anda Ditantang Berpetualang

Related post :

" TNBK merupakan kawasan konservasi terluas di Propinsi Kalimantan Barat, letaknya di Kabupaten Kapuas Hulu dengan luas total area sekitar 800.000 hektar.
"

 

Julukan “Bumi Uncak Kapuas” telah lama bersandar pada Kabupaten Kapuas Hulu yang merupakan salah satu dari 11 kabupaten yang berada di dalam wilayah administratif Provinsi Kalimantan Barat.

 

Uncak merupakan bahasa daerah yang berarti "Ujung" atau "Paling Ujung". Jadi secara umum isitilah Uncak Kapuas menggambarkan posisi Kabupaten Kapuas Hulu yang berada di Ujung / Hulu Sungai Kapuas.

 

Untuk sampai ke Kapuas Hulu, jarak tempuh dari Pontianak kurang lebih 657 km melalui jalan darat dan 842 km melalui sungai Kapuas, jika menggunakan pesawat udara jenis Fokker, butuh waktu tempuh 1 ¼ jam. Kapuas Hulu, selain memiliki daya tarik budaya, juga memiliki kekayaan alam. Aset-aset itu kemudian dikelola dan dikembangkan menjadi beberapa taman wisata nasional, salah satunya Taman Nasional Betung Kerihun.

 

Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK)

TNBK merupakan kawasan konservasi terluas di Propinsi Kalimantan Barat, letaknya di Kabupaten Kapuas Hulu dengan luas total area sekitar 800.000 hektar. TNBK memiliki topografi berbukit dan bergunung-gunung serta hamparan ratusan sungai-sungai karakteristik yang menonjol. Bentang alam tersebut dihiasi oleh berbagai vegetasi khas hutan hujan tropis Borneo. Sudah tidak asing bahwa setiap hutan hujan tropis kaya akan keanekaragaman flora dan fauna, tebing curam, goa kapur dan air terjun. Yang paling mengagumkan adalah, TNBK merupakan sumber air dari sungai terpanjang di Indonesia, yaitu Sungai Kapuas. TNBK memiliki berbagai potensi dan atraksi wisata yang dibagi menjadi 4 kawasan yaitu ;

 

DAS Embaloh  

DAS Embaloh yang merupakan kawasan paling barat dari Taman Nasional Betung Kerihun. Kawasan ini diciptakan untuk  para pemerhati tumbuhan dan satwa endemik Kalimantan seperti Orangutan dan burung-burung enggang/rangkong serta tanaman-tanaman obat dan hias yang beraneka ragam. Untuk menuju kesini, Anda harus menempuh perjalanan darat selama 3 jam.

 

Bagi pecinta olahraga air, kita dapat melaksanakan kegiatan seperti body rafting, whitewater rafting dan tubing . Selain wisata alam, masyarakat Dayak Iban merupakan kearifan budaya tersendiri yang bisa kita pelajari.

 

DAS Sibau

Berjarak tidak lebih dari 2 jam dari kota Putussibau, DAS Sibau memiliki hutan hujan tropis Borneo yang sangat indah. Disini kita akan menyaksikan kehidupan orang utan liar. Ada Rumah Betang Bali Gundi memiliki 23 bilik dengan total panjang 150 m. Beberapa bilik di Baligundi sengaja disediakan bagi para wisatawan. Fasilitas yang disediakan antara lain tempat tidur, makan dan minum, makanan kecil, dan layanan transportasi untuk menikmati atraksi wisata lainnya.

 

Di daerah Bangkal Jabun, terdapat penangkaran telur Buaya Katak (Crocodilus sp.) dan Buaya Sumpit (Tomistoma schegelli) yang terletak di pinggir Sungai Sibau. Destinasi lainnya adalah Gunung Lawit yang merupakan gunung tertinggi di Kalimantan Barat yang pernah didaki, serta ada Sungai Menyakan yang menawarkan pengamatan satwa berupa mamalia besar di sekitar Sungai Menyakan dan memancing secara tradisional.

 

DAS Mendalam

Topografi di DAS Mendalam cenderung berbukit-bukit dan curam dengan riam yang cukup berbahaya, ini merupakan bentang alam yang sangat menarik bagi para penggemar fotografi landscape. Penyuka tantangan juga dapat menguji nyali mengarungi sungai yang penuh dengan riam/jeram yang berbahaya.

 

Pemandangan unik juga akan dijumpai pada saat kemarau, banyak satwa berkumpul di suatu padang luas untuk minum air yang berkadar garam cukup tinggi. Inilah moment yang sangat tepat untuk mengabadikan satwa-satwa tersebut dalam bentuk foto atau video.

 

Di kawasan DAS Mendalam, ada sebuah pemukiman penduduk yaitu Dusun Nanga Sambus yang merupakan kampung Melayu. Semua penduduk beragama islam, kita bisa menyaksikan pertunjukan kesenian Islam diantaranya Tari Jepin dan Seni Musik Tar/Rebana. Ada lagi Dusun Semangkok, Desa Tanjung Karang Padua dan Datah Dian dan Dusun Nanga Hovat yang masing-masing merupakan pemukiman masyarakat Dayak yang atraksi living culture secara tradisionalnya bisa kita saksikan langsung.

 

DAS Kapuas

Kawasan Kapuas tersohor sebagai surga bagi pecinta olahraga ekstrim, ada juga wilayah perbukitan dan gua-gua kapur bagi mereka para penyuka panjat tebing. Salah satu rute petualangan melewati Kapuas-Mahakam yang ditemukan oleh Dr. Neuwenhuis pada tahun 1894 merupakan tantangan bagi mereka yang menyukai olaharaga jarak jauh. Ada pula Keriau yang merupakan anak Sungai Kapuas yang cukup panjang. Keriau banyak mempunyai gunung-gunung kapur yang antik dan gua sarang burung walet di dalamnya.

 

Untuk menuju ke Kapuas Hulu, dapat melalui jalur udara dari Pontianak ke Putussibau, ibukota Kapuas Hulu. Bisa juga ditempuh melalui bus dalam waktu tempun 12-15 jam. Biaya masuk Taman Nasional Betung Kerihun adalah Rp. 1500 untuk wisatawan dalam negeri dan Rp. 15.000 untuk wisatawan mancanegara.

 

Waktu terbaik untuk mengunjungi TNBK ini adalah pada saat bulan Juni – Agustus, dimana pada bulan-bulan itu tidak sering terjadi hujan lebat. Mengunjungi DAS Embaloh baik pada bulan April-Mei, dimana perayaan-perayaan adat sedang dilakukan. Sementara untuk atraksi petualangan/minat khusus dapat dinikmati sepanjang tahun karena masing-masing waktu memberikan pengalaman yang berbeda. (Laras)

 

Source Foto


Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code