Home > Event > ASPERAPI adakan Seminar Nasional


ASPERAPI adakan Seminar Nasional

Saat ini dunia MICE ( Meeting, Incentive, Conference & Exhibition) di Indonesia semakin berkembang.  Guna untuk terus meningkatkan kualitas perusahan yang khusus bergerak di bidang MICE, maka ASPERAPI ( asosiasi Perusahaan Pameran Seluruh Indonesia) baru saja mengadakan seminar nasional.

 

Seminar Nasional yang diadakan di JCC, pada Jumat, 25 November 2011 ini dihadiri oleh utusan cabang ASPERAPI seluruh Indonesia. Hadir pula Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

 

Yang menjadi pembicara dalam seminar ini adalah Larry K. Oltmanns – Designer & Master Planer of Conventions Center, Mark Cochrane - Manager UFI Asia / Pacific Region, Ernst K Remboen - Wakil ketua ASPERAPI, Iqbal Alan Abdullah - Ketua Umum INCCA, dan Didien Junaedy - Ketua umum GIPI.

 

Dalam sambutannya, Ketua umum ASPERAPI, Effi Setiabudi mengatakan bahwa seminar ini diadakan dalam rangka peningkatan kemampuan dan ketrampilan anggota ASPERAPI.

 

Selama ini ASPERAPI telah bekerja sama dengan badan dunia untuk bidang pameran yaitu, UFI (Union Foirs Internationale) dan AFECA (Asian Federation Exhibition and Convention Association).  ASPERAPI sendiri telah menjadi anggota UFI sejak 28 September 2011.

 

Dalam seminar ini ASPERAPI menyampaikan usulannya untuk dibentuk Badan atau Lembaga yang khusus membina industri pameran dan konvensi di Indonesia, mungkin namanya INACEB. Lembaga serupa di negara lain sudah lebih dulu berdiri, seperti Thailand ada TCEB (Thailand Convention & Exhibition Bureau), Malaysia dengan MYCEB dan Philipines dengan PHACEB.

 

Juga dalam seminar ini, anggota Asperapi khususnya Venue Management, Organiser danFreight forwarder mengeluhkan aturan yang berkaitan dengan adanya Peraturan pemerintah Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Tempat Penimbunan Berikat.  Dimana terdapat ketentuan mengenai Tempat Pameran Berikat yang kiranya perlu diketahui lebih dalam lagi oleh pemerintah (khususnya pembuat kebijakan tesebut) agar industri pameran tidak dipersulit bilamana peraturan tersebut jadi dilaksanakan.

 

Dalam kesempatan ini, ASPERAPI berharap Pameran dan konvensi juga dapat menjadi destinasi wisata. Selama ini jika berlangsungnya pameran atau konvensi yang bersifat internasional banyak exhibitors, visitors, buyers delegation, participants seminar atau conferences, ataupun  penunjang kegiatan pameran dan konvensi seperti kontraktor dan suppliers yang berada selama tiga hari atau lebih untuk mengikuti kegiatan pameran dan konvensi. Oleh karena itu ASPERASI mengharapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat memberi perhatian yang lebih banyak lagi kepada industri pameran dan konvensi yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia sebagai destinasi wisata.


Leave Comment

Name
Email
Comment
Security Code