Festival Teluk Jailolo 2018 : Pesta Budaya Yang Seru di Halmahera Barat


Bagi Anda yang ingin liburan ke Maluku Utara, siapkanlah waktu Anda untuk sekaligus menyaksikan pesta rakyat yang meriah dalam Festival Teluk Jailolo 2018 yang akan dilaksanakan paa tanggal 3 – 5 Mei 2018.

Festival Teluk Jailolo merupakan festival budaya rakyat tahunan setiap bulan April atau Mei selama seminggu yang diadakan di Kota Jailolo, Teluk Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. Festival budaya eksotis menghadirkan pertunjukan suku asli dalam keindahan pemandangan pantai dan laut di teluk Jailolo, Pulau Halmahera.

Festival Teluk Jailolo 2018 akan menonjolkan keindahan alam Teluk Jailolo, aneka kuliner Halmahera Barat, Potensi bawah laut, Adat Istiadat dan Keragaman Budayanya. Acara ini berisi rangkaian kegiatan seperti Sasadu di Laut, Seni budaya Moloku Kie Raha, Parade Budaya, Sigofi Ngolo, Orom Sasadu, Pagelaran Seni, Gelar Kuliner Makanan Khas Halmahera Barat dan Pameran.

Sasadu di atas laut dipersembahkan oleh masyarakat setempat mulai dari koreografi, bermain alat musik, fashion, make up sampai pentas seni. Seni pertunjukan kontemporer menggabungkan unsur tarian tradisional, musik tradisional, drama dan koreografi yang berakar pada budaya orang-orang Jailolo.

Seni budaya Moloku Kie Raha terdiri dari para tamu yang dimanjakan kuliner tradisional dengan makanan khas daerah, kemudian seni panggung dan budaya Moloku Kie Raha menyajikan berbagai filosofi seni dan tradisi budaya Maluku Utara yang beragam.

Parade budaya digelar untuk mempresentasikan budaya masyarakat heterogen Halmahera Barat yang terdiri dari berbagai suku, namun hidup harmonis dalam kesatuan. Budaya empat kerajaan besar di Maluku Utara adalah Jailolo, Bacan, Ternate dan Tidore akan bertemu dalam filosofi Moloku Kie Raha.

Orom Sasadu adalah ritual syukur suku Sahu saat panen. Ritual seperti makan bersama biasanya diadakan dua kali pada bulan Januari dan Agustus. Pada waktu makan malam akan dimainkan musik khas Sahu. Jika Sultan datang berkunjung, maka tarian Sara Dabi Dabi juga diperlihatkan.

Sigofi Ngolo adalah ritual membersihkan laut untuk menyingkirkan semua itikad buruk dan meminta izin kepada alam saat memulai pelayaran dengan niat tulus. Kapal nelayan yang didekorasi, didoakan dan menggiring pulau Babua sebagai tempat suci.

Kejayaan masa lalu sebagai bagian penting dari belahan pulau masih dapat ditemukan hari ini di Jailolo seperti pala, cengkeh dan kopra. Kekayaan rempah-rempah meresap hingga kuliner khas Halmahera Barat siap memanjakan wisatawan.

Kuliner desa Guaeria di pantai teluk jailolo sangat istimewa. Di desa Bobanehena, wisatawan bisa belajar cara hidup petani cengkeh. Hutan bakau di desa Gamtala membawa petualangan menuruni hutan pesisir dan langsung menyaksikan kehidupan masyarakat sekitar sungai seperti pengolahan sagu dan mencari kerang.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Festival Teluk Jailolo 2018 : Pesta Budaya Yang Seru di Halmahera Barat

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format