Fitur Madrid Sebagai Langkah Strategis Untuk Jaring Wisman ke Indonesia


Pariwisata Indonesia kembali dipromosikan di benua eropa. Kali ini Spanyol yang menjadi tujuan promosi. Di negeri Matador itu,  pariwisata Indonesia dipromosikan di Pameran Pariwisata Fitur Madrid yang berlangsung 17 Januari hingga 21 Januari 2018.

Promosi ini merupakan implementasi dari program yang ditetapkan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya  di tahun 2018 yakni Visit Wonderful Indonesia Year 2018 (ViWI 2018). Ada 18 destinasi unggulan yang diperkenalkan kepada pengunjung pameran. 18 destinasi itu telah memenuhi syarat 3A yaitu accessibility, amenities, dan attraction.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Nia Niscaya menjelaskan dalam pameran ini, Kemenpar mengajak  19 industri pariwisata yang terdiri dari delapan agen travel atau tour operator, sembilan hotel, dan dua destination management company. Para industry telah  menyiapkan produk pariwisata yang akan dipasarkan di Madrid. Tak hanya industri, Putri Pariwisata Indonesia 2017 AstariAstari Indah Vernideani  juga ikut diboyong untuk membantu mempromosikan pariwisata tanah air.

Selama lima hari pelaksanaan, ada dua model yang digunakan peserta pameran yakni tiga hari untuk trade fair (B2B) dan dua hari consumer day(B2C).

“Industri pariwisata Indonesia akan memaksimalkan promosinya untuk menarik wisatawan Spanyol khususnya untuk masa liburan musim panas tahun 2018,” kata Nia, Rabu, 17 Januari 2018.

Tahun 2017, tercatat ada 9.893 exhibitor yang ikut di FItur Madrid ini. Event tersebut berhasil mendatangkan 244.972 pengunjung yang berasal dari Madrid maupun negara eropa lainnya.

Tahun ini, antusias terhadap Fitur Madrid diprediksi akan meningkat sehingga kehadiran Wonderful Indonesia dalam event ini merupakan langkah strategis untuk menjaring wisatawan mancanegara asal Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya.

Nia mengatakan tujuan wisata unggulan yang ditawarkan Indonesia di pameran ini adalah objek Danau Toba, Padang, Palembang, Kepulauan Riau, Belitung, Jakarta, Bandung, Joglosemar, Surabaya, dan Bromo Tengger. Lalu Jember, Banyuwangi, Bali, Lombok, Labuan Bajo, Balikpapan, Makassar, Wakatobi, Manado-Bunaken, serta Raja Ampat.

Menurut Nia, ViWI 2018 dilakukan untuk mendorong percepatan bisnis di sektor pariwisata. Dia berharap program ViWI 2018 ini dapat memberikan kontribusi sebesar 15 persen dari target nasional tercapainya 17 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2018 atau sebanyak 2,5 juta wisatawan mancanegara.

 

Delegasi Wonderful Indonesia pada acara Fitur Madrid dipimpin langsung Menteri Pariwisata Arief Yahya. Dia akan menghadiri 14th UNWTO Awards Ceremony pada 17 Januari 2018. Acara ini merupakan bentuk penghargaan UNWTO sebagai organisasi pariwisata dunia kepada individu maupun organisasi atas kontribusi mereka dalam menciptakan inovasi dan karya di dunia pariwisata.

“Pada tahun 2018 ini dari 128 peserta yang mendaftar, dua perwakilan Indonesia berhasil lolos seleksi dan menjadi finalis UNWTO Award for Innovation in Tourism pada kategori Non-Governmental Organizations yaitu The Sumba Hospitality Foundation dan Triponyu.com. Pemenang akan diumumkan pada saat acara 14th UNWTO Awards Ceremony,” kata Nia Niscaya. (Sumber Antara)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fitur Madrid Sebagai Langkah Strategis Untuk Jaring Wisman ke Indonesia

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format