Masih 30-40 Persen Pengusaha Pariwisata di Bangka Belum Kantongi Izin


Kabid Pemasaran Pariwisata Disparpora Kabupaten Bangka Indrata Yuzakan mengatakan pihaknya akan gencar mensosialisasikan sosialisasi undang-undang kepariwisataan mengenai usaha kepariwisataan yang disinkronkan dengan peraturan daerah (perda) yang dijalankan oleh dinas terkait dalam hal ini Kantor Perizinan Terpadu (KPT). Hal ini penting agar pengusaha di sektor pariwisata dapat mengantongi perizinan.

Dari hasil monitoring dan evaluasi, ditemukan ada sekitar 30 hingga 40 persen pemilik usaha pariwisata yang belum mengantongi izin.

“Ini izin usaha kami mempercepat prosesnya, tapi bagi yang belum punya juga kita arahkan untuk mengurus izin,” kata Indrata di Kantor Bupati Bangka, Sabtu, 2 Desember 2017

Indrata mengakui sejauh ini pemilih usaha pariwisata di Bangka cukup taat. Mereka banyak yang mendahulukan perizinan baru mengoperasikan usahanya. Namun ada juga usaha pariwisatanya yang berjalan sedangkan perizinan sedang diproses. Bagi perizinannya masih proses, akan dipercepat. Sedangkan bagi yang belum mendapatkan perizinan diminta untuk mengajukan agar tidak ada sanksi yang dikenakan.

Indrata berharap sosialisasi yang dilakukan Disparpora Kabupaten Bangka dapat bermanfaat bagi para pengusaha sektor pariwisata terkait perizinan. Tiga bulan lalu, sosialisasi secara langsung door to door ke semua stakeholder yang berkaitan dengan pariwisata pernah dilakukan dan sosialisasi akan dilakukan terus kedepan.

“Kami menselaraskan antara hak semua orang untuk membuka usaha dan mencari penghidupan. Itu kan dilindungi oleh negara, namun harus melalui prosedur yang benar supaya ada kepastian hukum dan juga ada prosedur pembinaan dari Pemkab Bangka,” jelas Indrata.

Untuk saat ini sosialisasi dilakukan secara kolektif bagi para pengusaha kepariwisataan di Sungailiat khususnya ada potensi yang menimbulkan keresahan di masyarakat seperti panti pijat berkaitan dengan asusila.

Pemilik warnet karena adanya peraturan jam malam dan siswa tidak diperbolehkan masuk, dan pemilik cafe yang menjual minuman keras.

“Kita undang semua kita berikan sosialisasi begini dasar hukumnya yang belum memiliki perizinan diminta mengurus izinnya kaitanya ada dengan retribusi. Semakin banyak mereka terdaftar semakin banyak retribusi yang masuk,” jelas Indrata. (Sumber Bangka Post)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masih 30-40 Persen Pengusaha Pariwisata di Bangka Belum Kantongi Izin

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format