Tambah Pesawat, Sriwijaya Air Group Buka 30 Rute di 2018


Sriwijaya Air Group  terus berkomitmen memudahkan pelayanan bagi pelanggannya. Dengan moto itu, Sriwijaya Air Group bakal membuka 30 rute baru di tahun 2018 mendatang. Rute ini  dibuat,  seiring adanya penambahan pesawat yang ditargetkan akan menjadi 62 pesawat di tahun ini.

“Kalau satu pesawat itu lima rute, berarti kalau ada enam kita menambah 30 rute yang saat ini sudah diterbangi 15,” kata Direktur Komersial Sriwijaya Air Group Toto Nursatyo dalam peringatan Hari Ulang Tahun Sriwijaya Air Group ke-14 di Tangerang, Jumat.

Rute-rute tersebut terdiri dari rute penerbangan internasional dan domestik. Untuk rute penerbangan internasional Sriwijaya Air Group diantaranya akan membuka kembali penerbangan Medan-Kolombo dan Pekanbaru-Kolombo selama dua kali seminggu. Rute ini merupakan jawaban Sriwijaya Air Group atas permintaan dari pelanggannya. “Pasarnya ada, tingkat keterisian juga 87,17%, nanti akan dimulai lagi 17 November,” ujar Toto.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya juga akan membuka Solo-Kuala Lumpur dan Makassar-Kuala Lumpur pada Januari mendatang dan ke depannya juga akan dibuka Jakarta-Dakka. “Kalau maskapai besar sudah punya pasarnya masing-masing, kita niche market (pasar khusus) saja,” ungkap Toto.

Sementara itu untuk rute penerbangan domestik, Sriwijaya Air Group mengincar rute-rute ke wilayah terpencil seperti Nabire-Biak, Nabire-Jayapura, Kaimana-Sorong, Raja Ampat-Fakfak, Pontianak-Putusibau, Pontianak-Simpang. Pontianak-Ketapang, Ketapang-Sampit dan Pangkalan Bun.

Toto menuturkan pihaknya memang mengincar pasar-pasar yang berbeda dengan maskapai pada umumnya dan saat ini tengah mengembagkan juga rute-rute di Kalimantan. “Dalam pasar kita tetap bersaing, tapi dalam bingkai membangun negeri ini sama,” tambahnya.

Untuk rute wilayah terpencil, Sriwijaya Air Group akan menambah armada pesawat  ATR-72. Pesawat ATR-72 tidak diragukan lagi keunggulan dalam melintasi rute terpencil.

“Untuk merajut pulau dan mendekatkan jarak, kami mendukung keinginan Bapak Menteri dan Instruksi Bapak Presiden untuk menerbangkan rute-rute terisolasi dengan membeli pesawat yang lebih fleksibel untuk diterbangkan ke pulau-pulau yang bisa dikatakan tertinggal,” kata Direktur Utama Sriwijaya Chandra Lie dalam acara yang sama.

Chandra Lie mengatakan hingga akhir tahun ini, akan datang lagi tiga pesawat ATR 72-600 dari total enam unit pesawat. “Kita fokus di wilayah Indonesia Timur, seperti Kalimantan Papua, Bali dan Nusa Tenggara,” ujarnya.

Dia menambahkan dengan memperhitungkan kemampuan dan kebutuhan kru pesawat, maka setiap tahun akan menambah sekurang-kurangnya 12 pesawat.

Sesuai imbauan Menteri Budi Karya Sumadi, agar Sriwijaya AIr Group bisa mendukung sektor pariwisata yang menjadi tujuan pemerintah saat ini, seperti Pulau Belitung dan Kepulauan Anambas.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tambah Pesawat, Sriwijaya Air Group Buka 30 Rute di 2018

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format