Musisi Dalam Negeri dan Luar Negeri Akan Hebohkan SIMFes 2017


Ingin berwisata pada bulan November 2017 , namun belum menentukan lokasinya, tidak perlu bingung, mulai sekarang jadikan Sumatera Barat (Sumbar)  sebagai tujuan wisata anda. Pada bulan November 2017, Sumbar akan kebanjiran berbagai event pariwisata seperti event Tour de Singkarak yang akan digelar pada 18 hingga 26 November dan  perhelatan Sawahlunto Internasional Music Festival (SIMFes) 2017  yang akan dilangsungkan pada 4 hingga 5 November 2017.

Untuk SIMFes 2017, acaranya dipastikan bakal menarik. Musisi-musisi terbaik dari dalam dan luar negeri akan unjuk gigi di festival ini. Mereka diantaranya Oktivi Ansambel Music, Lalang, Daood Debu, Sisir Tanah, Hototoska, Adien Lopez, The Cigarman Blues, Jesse Lesse, On and On, Diskopantera dan Sawahlunto New Ansamble.

SIMFest kali ini akan bertemakan “Fullmoon Heritage Wonderland”. SIMFes tahun ini akan memberikan sensasi lain untuk menikmati pagelaran musik. Selain sebagai pertunjukan musik etnik dunia, iven ini juga menyuguhkan fenomena alam bulan purnama terbesar di tahun 2017 yang dapat dinikmati oleh para pengunjung yang dipusatkan di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto.

“Acara ini bertujuan untuk menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi antar budaya dan antar benua. Serta mencintai kearifan Kota Tambang Batu Bara menuju Kota Warisan Dunia dan meningkatkan apresiasi terhadap musik etnik kontemporer di tanah air,” kata Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Kemenpar Wawan Gunawan, Rabu, 25 Oktober 2017.

Selain menikmati pertunjukan Musik, lanjut Wawan, pengunjung SIMFes juga akan dilibatkan dengan berbagai kegiatan dalam program Zero Waste atau kampanye bebas sampah dengan melibatkan siswa/i Sekolah Menengah Pertama sebagai penggerak di Program ini dan akan diikuti oleh komunitas komunitas serta pengunjung.

“Juga akan ada workshop musik yang bersifat edukasi dan transfer knowledge. Akan dikemas kedalam bentuk workshop dengan pemateri dari musisi SIMFes yaitu Daood Debu dengan materi perkusi khas Turki Darabuka dan juga Materi Perkusi khas Flamenco Spanyol,” ujar Wawan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengatakan, Sawahlunto International Music Festival merupakan gelaran kesenian yang dijadikan wadah untuk menuangkan ide-ide kreasi tanpa batas, dalam dunia musik bagi seniman dan musisi. Festival ini mampu memperlihatkan keragaman musik dari berbagai etnik dunia, sehingga dapat mengembangkan dialog budaya antar bangsa berdasarkan semangat bhineka.

“SIMFest juga merupakan perpaduan Heritage City yang indah, musik yang bergelora dan kehangatan interaksi antara musisi dan penonton yang membuat SIMFes selalu ditunggu dan dipadati penikmat musik setiap tahunnya,” ucap Esthy.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya juga sepakat dengan deputinya untuk medukung SIMFest 2017. Menurutnya SIMfest dapat mendorong perkembangan Kota Sawahlunto sebagai kota wisata sejarah dan budaya. Serta terciptanya multiplayer effect perekonomian.

“Sejak SIMFes di laksanakan tahun 2010, berbagai musisi dunia telah tampil menyemarakan panggung musik tahunan ini. Mulai dari sejumlah negara di Afrika seperti Sinegal dan Abijan, juga ada dari Mexico, Hawai, Mongolia, Taiwan, Malaysia dan sejumlah musisi terkemuka dari Indonesia. Selamat dan sukses untuk acara SIMFest 2017,” ucap Menpar.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Musisi Dalam Negeri dan Luar Negeri Akan Hebohkan SIMFes 2017

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format