KBRI Tawarkan Kerjasama Bisnis Dengan Pengusaha Yaman


Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sanaa memanfaatkan kedekatan  dan hubungan diplomatik dengan Yaman untuk bisa lebih dekat lagi dengan para pengusaha Yaman. Agar kedekatan itu dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia, KBRI di Sanna menggelar  forum bisnis di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi dengan para pengusaha Yaman.

Seperti dalam siaran persnya, Minggu, 8 Oktober 2017, disebutkan Forum yang digelar itu bertemaExploring Commercial Relations between the Republic of Indonesia and the Republic of Yemen” di Salalah, Oman. Kegiatan itu dihadiri oleh para pengusaha Yaman yang berdomisili, antara lain di wilayah Ibukota Sanaa, Kota Aden, Hadramaut, Republik Yaman serta di Salalah, Kesultanan Oman.

Kegiatan dibuka oleh Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Sanaa, Sulthon Sjahril. Selain membukan Sulthon juga   menyampaikan gambaran umum tentang hubungan kedekatan sejarah dan diplomatik Indonesia dan Yaman serta menawarkan berbagai peluang dan potensi ekonomi Indonesia saat ini.

Dalam kerja sama ekonomi, neraca perdagangan bilateral Indonesia-Yaman dari 1990 hingga sekarang terus meningkat. Jika pada 1990 total perdagangan hanya berkisar 10 juta dolar AS, pada 2015 nilainya meningkat menjadi 89,3 juta dolar AS.

Bahkan, di tengah situasi konflik saat ini, pada 2016 nilai perdagangan kedua negara terus meningkat hingga mencapai 158,9 juta dolar AS.

Selain itu, dalam kerja sama investasi, para pengusaha Yaman telah menanamkan modalnya di Indonesia di berbagai sektor, antara lain di sektor properti, perkebunan, perikanan, dan kuliner.

Selanjutnya, secara khusus KUAI KBRI Sanaa memaparkan berbagai potensi perdagangan, peluang investasi dan produk unggulan Indonesia yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha Yaman.

Untuk itu, KBRI mengundang para pengusaha Yaman untuk hadir dalam “Indonesia Middle East Annual Gathering on Economy” (IMAGE) 2017 di Bandung, 32nd Trade Expo Indonesia di BSD City, Familiarization Trip di Kota Tangerang Selatan, dan Regional Investment Forum di Padang yang seluruhnya akan diselenggarakan pada Oktober 2017.

KBRI juga menyampaikan bahwa Trade Expo Indonesia ke-32 yang akan berlangsung pada 11-15 Oktober 2017 merupakan pameran dagang terbesar di Indonesia dan rencananya akan dibuka secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Selain itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 15-17 Oktober 2017 akan menggelar Regional Investment Forum di Padang. KUAI mengundang para pengusaha Yaman untuk menghadiri pameran terbesar produk-produk Indonesia dan forum investasi tersebut.

Beberapa dari pengusaha Yaman yang hadir dalam foum bisnis yang diadakan KBRI menyampaikan ketertarikan untuk hadir dalam IMAGE 2017 dan Trade Expo Indonesia serta menanyakan tentang produk-produk unggulan yang akan dipamerkan. Beberapa pengusaha lain bertanya tentang ketentuan, kemudahan dan fasilitas berinvestasi di Indonesia.

Sampai saat ini KBRI Sanaa mencatat lebih dari 20 pengusaha Yaman yang akan hadir pada Trade Expo Indonesia ke-32 di BSD City. (Sumber Antara)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KBRI Tawarkan Kerjasama Bisnis Dengan Pengusaha Yaman

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format