Slank Berhasil Tebar Virus Wonderful Indonesia di Konser Crossborder Atambua


Slank membuktikan jati dirinya sebagai group band papan atas dalam negeri. Group band yang digawangi bimbim ini selalu dihadiri puluhan ribu penggemarnya saat konser, tak terkecuali  konser di crossborderAtambua. 50 ribu penonton yang memadati Lapangan Umum Simpang Lima, di jantung kota Atambua, Belu, NTT tampak histeris melihat performa Slank di atas panggung.  Semua lagu-lagu hits, mereka nyanyikan, termasuk menebar virus Wonderful Indonesia dihadapan penonton.
“Halo warga Atambua,Rote, Kupang, Alor, Ende, juga Timor Leste. Kita semua bersaudara. Selamat datang.  Salam Wonderful Indonesia,” kata Kaka, vokalis Slank kepada puluhan ribu penonton yang mengelu elukannya, Jumat malam, 22 September 2017.

Menteri Pariwiwsata Aerief Yahya memuju Slank. Hingga sekarang, Slank terus menginsiprasi penggemarnya dengan lagu-lagu yang senantiasa lentur dengan eranya. Slank yang dibentuk oleh Bimbim 26 Desember 1983 itu juga terus dicintai penggemarnya, karena pesan yang disampaikan melalui syair dan liriknya menggambarkan suasana publik.

Dan gambaran itu terlihat jelas saat mereka tampil di Festival Crossborder Atambua. Sebanyak 22 lagu hits Slank sukses membius warga Indonesia dan Timor Leste. Tembang-tembang keren seperrti Gara Gara Kamu, Virus, SPK, Mars Slankers, Ngerock, Ku Tak Bisa,Garuda Pancasila, Mawar Merah, Bim BimJangan Menangis, Terlalu Manis, Terlalu Pahit dan juga lagu lagu dari album terbarunya yang ke-22, yakni ‘Palalopeyank’ sukses membuat Atambua mabuk kepayang.

“Slank itu messenger, bukan sekedar musicians. Mereka memiliki pengaruh kuat untuk mengajak masyarakat Indonesia dan Timor Leste agar peduli terhadap keragaman seni dan wisata di Indonesia. Ketika strategi medianya benar, lalu digabungkan dengan endorser yang potensial, hasilnya pasti luar biasa. Medsos, media konvensional dan own media akan memberitakan, sehingga semua sektor akan berdetak sangat kencang,” kata Arief Yahya.

Sebelumnya, pada 28 Agustus 2017 Atambua juga sukses menggelar festival lintas batas yang menampilkan nama besar lainnya di panggung rock Indonesia, yaitu Cokelat dan Jamrud. Pertunjukan tersebut dihadiri pulihan ribu penonton yang bergabung dengan pengunjung lokal dari seluruh perbatasan dari Timor Leste.

“Apresiasi kami untuk Kementerian Pariwisata yang terus bekerja keras mewujudkan Atambua sebagai kota festival. Even ini juga sangat berarti secara ekonomi. Ini memberikan pendapatan bagi masyarakat sekitar dan menggerakan roda ekonomi bagi warga setempat. Sekali lagi terima kasih,” ujar Bupati Belu Wilibrodus Lay.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Angry Angry
0
Angry
Cute Cute
0
Cute
Fail Fail
0
Fail
Geeky Geeky
0
Geeky
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
OMG OMG
0
OMG
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Cry Cry
0
Cry
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Slank Berhasil Tebar Virus Wonderful Indonesia di Konser Crossborder Atambua

log in

Captcha!

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format